4 Alasan Mengapa Kamu Harus Membayar Zakat

By: Riyanti Kusuma Dewi


Sumber : Zakat Foundation Of America


 “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu memberikan dan menyucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah SWT Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
At-Taubah ayat 103


Zakat (Zakah) adalah jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak 0menerimanya dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

Selain dilihat dari hukumnya yang wajib untuk dilaksanankan, ada beberapa alasan yang akan membuatmu bertambah semangat untuk membayar zakat.
Berikut 4 alasannya:


1. Meningkatkan Keimanan

Zakat merupakan perkara yang penting dalam agama islam sebagaimana sholat lima waktu. Dalam Al-Qur’an Allah SWT sering mengiringi zakat dengan sholat. Hal ini agar manusia tidak hanya memperhatikan hak Allah, namun juga memperhatikan hak sesama manusia (dompetdhuafa.org).

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari no.13 dan Muslim no. 45).

Keimanan merupakan kewajiban yang diberikan oleh Allah SWT untuk selalu dijalankan umat muslim. Seseorang yang imannya tinggi akan senantiasa lebih percaya kepada Allah SWT (Ryan:2015) sehingga dalam dirinya lahir ketaatan untuk selalu menjalankan apa yang diperintahkan dan dilarangNya.

Dalam tesisnya Ryan Adi Prasetyo yang berjudul Dampak Zakat Terhadap Keberkahan yang Diterima Oleh Muzakki, menurut beberapa informan dalam penelitiannya menyatakan bahwa mereka lebih khusyuk dalam melakukan ibadah sunah dan wajib. Ada juga salah satu informan yang sebelum membayar zakat sholatnya tidak tepat waktu, setelah membayar zakat ia mengalami kenaikan yang sangat signifikan.


2. Hati Menjadi Tenang

 Allah berfirman dalam surat Fussilat ayat 7 yang artinya “(yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat.”

Menurut tafsir Ibnu Katsir yang dimaksud zakat di dalam ayat ini adalah zakat dalam membersihkan jiwa kemusyrikan. Sedangkan, zakat harta diistilahkan dengan zakat yang akan membersihkan harta dari yang haram dan menjadi sebab bagi bertambah dan diberkahinya harta tersebut. Dengan berzakat, jiwa kita akan bersih dari perbuatan syirik dan kebersihan harta dari hak-hak orang yang berhak menerima harta itu. Sehingga jiwa kita akan menjadi tenang karenanya.


3. Mengeratkan Tali Persaudaraan

"Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.” (QS. Al Qoshosh: 77)

Dengan membayar zakat, kamu sudah membantu saudaramu dan meringankan bebannya. Jika semua muslim saling bahu membahu satu sama lain maka semakin eratlah pertalian persaudaraan antar sesama.


4. Harta Melimpah

Bagi kamu yang masih takut berzakat karena takut hartanya berkurang. Tenang ada berita gembira buat kamu, dalam firman Allah surat Al Baqarah ayat 261 yang berbunyi:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah SWT melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah SWT Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Baik banget kan Allah SWT sama kamu.  Ayo jangan ragu lagi untuk mengeluarkan hartamu untuk berzakat. Apalagi di masa pandemi seperti ini, banyak sekali dari saudaramu yang membutuhkan uluran tangan kita. 






#WAGFLPSumselMenulis
#FLPSumselMengispirasi
#tugas18


Referensi :

Prasetyo, Ryan A. 2015. Dampak Zakat Terhadap Keberkahan yang Diterima Oleh Muzakki. Tesis Universitas Airlangga.

https://zakat.or.id/13-keutamaan-menunaikan-zakat/ 

https://www.zakat.org/en/can-home-mortgages-be-deducated-from-zakat-as-44debt/


Komentar

  1. Jika rakyat kita sadar zakat maka tak perlu lagi bayar pajak. Zakat sistem Islam. Pajak sistem kapitalis kolonial.

    BalasHapus
  2. Semua yang diperintahkan pasti punya banyak manfaat ya Mba. Kalau tidak ada manfaat atau banyak mudharatnya, bakal dilarang. Sepertinya masih banyak yang belum menyadari sepenuhnya manfaat-manfaat ini.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Saya teringat beberapa hari lalu, seorang nenek yang diberi beras zakat bilang, saya sudah lama berhutang terus beras. Alhamdulillah hari ini bisa menyicil hutang itu. Betapa pentingnya zakat fitrah yang kita keluarkan bagi orang yang membutuhkan.

    BalasHapus

Posting Komentar