Di Tahun Kabisat ada Gigis yang Merangas
Sumber: https://pixabay.com/id/illustrations/covid-19-kalender-agenda-5144238/
Gigis merangas sendisendi penghuni plus enamdua. Seulas senyum menyublim di tiaptiap kepala. Langit menghitam jelaga, jalanan raib dari manusia.
Di layar kaca tersiar kematian sekian ribu. Bukan hanya raga, nurani ikut mati dibungkam perut keroncongan. Mentalmental mulai tumbang, banyak cicilan meliukliuk di pikiran.
Di tahun kabisat ini, Tuhan mengusir hambahamba dari pelataran-Nya. bukan salah siapa, mungkin karena terlalu lama manusia menyimpan jemawa. Hingga makhlukNya bernama Corona merayapi
seluruh kasta, merongrong raga, memisahkannya dari nyawa.
Di tahun kabisat, purnama keempat, ramadhan kesekian. Mari merapal doa agar Corona lekas kembali di haribaanNya.
Ruang Tunggu, 2020


Saya suka diksi yang indah dipadukan menjadi makna yang luar biasa. Sukses selalu mbak Riri kude
BalasHapusDiksinya berhasil bikin kerutan di dahi. Semoga setelah new normal, akan kembali normal
BalasHapusSemoga cobaan ini cepat berakhir aamiin. Semoga kebaikan menyertaimu
BalasHapusPenghuni plus enam dua, semoga tetap menjalankan himbauan-himbauan dari pemerintah. Walaupun dalam keadaan new normal dan beberapa aturan dilonggarkan. Stay safe, everyone!
BalasHapusHarus 2 kali baca baru ngerti, diksi nya mantap. Sukses selalu mba
BalasHapus