Apa sih yang kamu tahu tentang kelelawar? Yuk kenalan lebih dekat dengannya


By Riyanti Kusuma Dewi

Berbicara tentang kelelawar maka yang ada di ingatan kita adalah hewan pemakan buah-buahan dan serangga, penghuni gua, dan yang diduga menjadi penyebab Covid-19 di Wuhan, China. Ternyata bukan hanya itu saja yang menarik untuk dibahas dari kelelawar. Begitu banyak lagi yang bisa kita kaji lebih dalam tentang hewan ini.

Yang perlu kalian ketahu bahwa di Indonesia sendiri ada ratusan jenis kelelawar. Menurut Suyanto (2001) di dalam jurnalnya yang berjudul Kelelawar di Indonesia menyatakan bahwa jumlah Kelelawar di Indonesia ada 205 jenis, yang terdiri dari 72 jenis Kelelawar pemakan buah (Megachiroptera) dan 133 jenis Kelelawar pemakan serangga (Mikrochiroptera). Banyak ya ternyata. Bagaimana jika dibandingkan dengan negara luar yang memiliki 4 musim. Mungkin akan lebih banyak lagi jenisnya.



Ada lagi nih yang lebih menarik dari si hewan penyuka tempat yang sepi ini salah satunya gua. Dalam tubuh kelelawar terdapat 6 virus. Dilansir dari laman tirto.id  sebuah penelitian yang dilakukan oleh Agus Setiyono, ahli patologi fakultas kedokteran hewan IPB yang bekerja sama dengan Research Center For Zoonosis Control (RCZC) universitas Hokaido. Penelitian yang dilakukan di beberapa tempat di Indonesia menyatakan bahwa dalam tubuh Kelelawar ditemukan 6 virus. Antara lain: Bufavirus, Polyomavirus, alphahervirus, paramyxovirus, gammaherpesvirus dan terakhir yang paling dikenal coronavirus.

Ajaibnya dari ke-6 virus tadi, tidak ada satu pun yang menyebabkan kelelawar tersebut menjadi sakit. Agus menuturkan bahwa kelelawar memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik. Sehingga virus-virus itu tidak menyerang inangnya (kelelawar). Mereka menemukan keberadaan virus-virus tersebut di dalam tubuh kelelawar pemakan buah, termasuk di ginjal dan limpa yang tidak terkait dengan sistem pernapasan. Dugaan sementara virus yang berada di dalam tubuh kelelawar hidup dalam sel pertahanan atau sistem kekebalan tubuh. Sehingga kata Agus, virus yang tinggal di sel imun itu akan berpindah ke sel baru yang terus bertumbuh saat hewan mengonsumsi makanannya.

Agak menyeramkan juga ya, jika kita mengonsumsi kelelawar yang memiliki kandungan virus sebanyak itu.

Kawan-kawan kalian tahukan? Bahwa dalam Islam kita dilarang untuk membunuh kelelawar.  Dalam kitab As-Sunan Ash-Shaghir, juz 4 halaman 59 (sumber: www.moeslimchoice.com)
“Janganlah kalian membunuh katak, sesungguhnya kicauannya adalah tasbih. Dan janganlah kalian membunuh kelelawar. Sebab, ketika Baitul Maqdis dibakar, Kelelawar itu berdoa kepada Allah ‘Ya Tuhan kami, kuasakan kami atas lautan sehingga aku bisa menenggelamkan mereka”

Inilah yang menjadi pedoman para ulama yang menyatakan bahwa haram mengonsumsi kelelawar. Karena membunuhnya saja diharamkan dan tidak mungkin memakannya tanpa membunuhnya. Bisa saja bukan hanya karena kelelawar pernah menyelamatkan Baitul Maqdis muncul larangan untuk membunuhnya. Mungkin saja itu sebuah pertanda bahwa ada kemudaratan yang akan terjadi jika kita mengonsumsinya. Seperti yang telah kita ketahu di atas terdapat 6 virus di dalam tubuhnya. Bisa jadi menjadi penyebab virus-virus itu bermutasi di dalam tubuh manusia jika mengonsumsinya.
Wallahu a’lam.

#WAGFLPSumselMenulis
#FLPSumselMengispirasi
#tugas16
#artikel_Corona 



Komentar

Postingan Populer